SBY Takut PKS Dapat Simpati Publik

11 04 2012

JAKARTA, suaramerdeka.com – Terkait dengan lambannya Presiden dalam memastikan nasib menteri-menteri PKS, peneliti Lembaga Survei Indonesia, Burhanudin Muhtadi, menduga ada ketakutan SBY kalau PKS akan mendapatkan simpati publik jika menteri-menteri dari partai itu digusur dari kabinet.
“Persoalannya serius. Dia (presiden) tahu kalau PKS ditendang malah akan membesarkan PKS,” ujar Burhanudin saat menjadi pembicara dalam bedah buku bertajuk ‘Dilema PKS, Syariah atau Suara’ di kampus 2 Universitas Islam Negeri, Jakarta, Selasa (10/4).
Burhanudin menjelaskan, simpati warga bahwa PKS merupakan partai terzalimi akibat menolak kenaikan harga bbm akan menguntungkan PKS dalam kompetisi pemilu 2014 mendatang. Kegundahan SBY, ujarnya, semakin menjadi karena di dalam barisan koalisi cuma Partai Golkar yang merupakan partai besar. “Golkar pun bukan good boy. Banyak pembangkangan yang dilakukan,” tegasnya.
Oleh karena itu, tutur Burhanudin, pemerintah akan mengalami ketergantungan dengan Partai Golkar dalam meraih dukungan suara di parlemen. Kesempatan tersebut, ujarnya, akan digunakan Partai Golkar untuk bermain mata dengan oposisi seperti PDIP.
Terkait dengan sikap PKS yang selalu kritis dalam koalisi, Burhanudin menjelaskan akan tetap didukung oleh para konstituennya. Menurutnya, konstituen PKS merupakan massa tingkat menengah yang terdidik. Jadi, mereka memiliki ekspektasi yang tinggi terkait dengan kritik PKS kepada pemerintah. “Kalau manut-manut saja di koalisi malah makin banyak yang lari,” tegasnya.

sumber: http://www.suaramerdeka.com


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s